Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menanyakan Kabar Dalam Bahasa Sunda Beserta Contoh Kalimat


Cara Menanyakan Kabar Dalam Bahasa Sunda Beserta Contoh Kalimat

Cara Menanyakan Kabar Dalam Bahasa Sunda Beserta Contoh Kalimat


Belajarsunda.com - Menanyakan kabar menjadi salah satu hal mendasar dari setiap bahasa yang digunakan. Begitupun dalam Bahasa Sunda. Kita harus tahu cara menanyakan kabar dalam bahasa sunda tersebut. Nah, kali ini, akan dibahas beberapa kata yang mendasari dalam menanyakan kabar, juga ungkapan yang biasanya sering digunakan. Mari ikuti sampai akhir.

Kata Dasar Ketika Menanyakan Kabar Dalam Bahasa Sunda

Lemes (Halus)
Loma (sedang)
Damang (Baik)
Cageur (Sehat)



Jika menilik ke tabel di atas, ternyata ada kata halus dan loma yang bisa digunakan untuk menanyakan kabar. Kata: Damang, atau sehat biasanya digunakan kepada orang yang lebih tua, sebagai tanda menghormati. Sementara untuk kata cageur, biasanya digunakan kepada teman sebaya yang memang sudah sering menggunakan bahasa sedang. Intinya, bahasa halus dan sedang bisa digunakan di mana pun dan kapan pun. Hanya saja, kita sebagai pengguna bahasa tersebut harus bisa menyesuaikan ketika menggunakannya.

Ada pula kata: Pangestu. Kata ini berarti sehat, atau baik. Pangestu juga termasuk kata yang halus. Namun, kata ini khusus digunakan sebagai jawaban ketika ada yang menanyakan kabar. Supaya lebih jelasnya, mari kita bahas beberapa ungkapan yang sering digunakan ketika menanyakan kabar.

1.       Kumaha Damang?

Ini adalah ungkapan yang sering banget di dengar dalam Bahasa Sunda. Ungkapan ini termasuk ungkapan yang halus dan sangat aman untuk digunakan di mana pun dan kapan pun. Bagi kamu yang merasa takut bahasanya menyakiti orang lain, maka menggunakan ungkapan ini bisa jadi pilihan. Karena umum digunakan ke siapa saja.

Untuk menjawab ungkapan tersebut. Kita bisa menggunakan kalimat ini:

-Pangesto.

-Alhamdulillah Sae.

-Alhamdulillah sehat.

Ketiga jawaban itu sangat umum digunakan ketika ada yang menanyakan kabar.

2.       Kumaha Kabarna?

Ini juga merupakan kalimat yang halus. Teman-teman bisa menggunakannya kapan pun dan di mana pun. Ketika ada yang menanyakan dengan ungkapan ini, jawabannya sama dengan ungkapan nomor satu.

3.       Kumaha cageur?

Berbeda dengan ungkapan nomor satu dan dua. Ungkapan nomor tiga ini termasuk ke dalam ungkapan dalam bahasa loma (sedang). Pertanyaan ini kurang sopan jika ditanyakan kepada orangtua. Biasanya, kalimat ini lebih sering digunakan kepada teman sejawat. Ketika ada yang menanyakan kabar dengan ungkapan itu, kita bisa jawab:

-Alhamdulillah cageur.

4.  Membuat Variasi Kalimat

Ketiga ungkapan yang sudah dijelaskan merupakan ungkapan dasar. Sebenarnya, kita juga bisa membuat variasi kalimat lain ketika menanyakan kabar. Misal dengan hanya menggunakan satu kata dasar saja. Contohnya:

-Sehat?

-Cageur?

-Damang?

Kita hanya menggunakan satu kata tersebut, tetapi menggunakan tanda tanya sebagai penanda bahwa kita bertanya keadaan kepada orang lain.

Bagaimana jika orang yang ditanyai kabar ternyata banyak orang? Nggak hanya satu orang? Nah, kita bisa menggunakan kalimat di bawah ini:

-          Didinya Sarehat? (Di sana pada sehat?)

-          Ari didinya Calalageur? (Kalau di sana pada sehat?)

Untuk jawaban pun, sebenarnya hampir sama. Kita bisa menggunakan:

-Alhamdulillah sarehat.

-Alhamdulillah calager.

5. Cara Balik Bertanya kabar

Ketika seseorang menanyakan kabar, kita yang ditanyai kabar biasanya ingin juga bertanya balik tentang mereka. Supaya lebih jelasnya, akan dijelaskan dalam bentuk percakapan yang menggunakan bahasa halus berikut ini:

A: Kumaha Damang? (Gimana sehat?)

B: Pangestu. Samulihna kumaha? (Alhamdulillah baik. Kamu sendiri gimana?)

A: Nuju kirang sehat abdi mah. (Aku lagi kurang sehat).


Contoh percakapan kedua yang menggunakan bahasa loma:

A: Kumaha Cageur? (Gimana sehat?)

B: Alhamdulillah cageur. Maneh kumaha? (Alhamdulillah sehat. Kamu sendiri gimana?).

A: Sehat urang gue. (Baik aku juga).

Nah, itulah cara menanyakan kabar dalam bahasa sunda. Bagaimana, sudah cukup jelas kan? Salam Sunda.





Posting Komentar untuk "Cara Menanyakan Kabar Dalam Bahasa Sunda Beserta Contoh Kalimat"