Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Cara Menanyakan Pekerjaan Menggunakan Bahasa Sunda

10 Cara Menanyakan Pekerjaan Menggunakan Bahasa Sunda

10 Cara Menanyakan Pekerjaan Menggunakan Bahasa Sunda
Pixabay.com


Belajarsunda.com – Dalam kehidupan sehari-hari, kadang-kadang kita memang ingin tahu pekerjaan orang lain. Menanyakan pekerjaan biasanya untuk menghangatkan percakapan di awal. Bisa juga disebut sebagai kalimat basa-basi, hingga menghasilkan kalimat lain untuk obrolan yang lebih panjang. Kali ini, akan dibahas cara menanyakan pekerjaan menggunakan bahasa sunda. Seperti biasa, sebelum ke ungkapannya, simak kata dasar dalam pekerjaan:

Bahasa Indonesia

Bahasa Halus

Bahasa Sedang

Kerja

Damel

Gawe


Sementara, berikut ini adalah kalimat-kalimat yang sering dilontarkan dalam menanyakan umur menggunakan bahasa sunda:

Menanyakan Pekerjaan Menggunakan Bahasa Sunda Halus

1. Damel teh di mana?

Kalimat nomor satu ini berarti: kerja di mana? Biasanya, dilontarkan untuk menanyakan tempat kerja. Jika ditanya seperti ini, kita bisa menjawab tempat kerja kita, pun jenis pekerjaan kita. Dalam kalimat ini, kita juga bisa menambahkan nama panggilan. 

Contoh:

-Aa, damel teh di mana?

-Teteh, damel teh di mana?

2. Damel naon ayena?

Pertanyaan nomor dua ini berarti: Sekarang kerja apa? Nah, kalimat ini menanyakan to the point pekerjaan seserang. Tentu saja, ini termasuk ke dalam bahasa sunda lemes (halus). Sehingga aman untuk digunakan.

3. Damel di bank?

Di bahasa Sunda juga ada pertanyaan tembakkan seperti nomor tiga ini. Artinya: Kerja di bank? Biasanya, pertanyaan semacam ini akan dilontarkan jika kita ingin memastikan pekerjaan seseorang. Kita sudah tahu nih pekerjaannya, tetapi masih ragu. Nah, kita bisa menggunakan kalimat ini.

4. Ayena janten padamel negri?

Ini juga sama dengan kalimat nomor tiga. Berupa pertanyaan tembakan yang berarti: Sekarang jadi pegawai negeri? 

5. Nuju sibuk naon?

Nuju sibuk naon berarti: lagi sibuk apa? Umpamanya sering ditanyakan kepada kita mengenai pekerjaan atau pendidikan. Kalau kita sedag sekolah, kita jawab, sedang sibuk sekolah. Begitu pun jika sedang sibuk di dunia kerja, kita bisa menjawabnya demikian.

6. Damel di mana? Abdi nuju milarian damel ieu teh?

Kalimat nomor enam ini digunakan untuk menanyakan pekerjaan sekaligus memberitahukan bahwa kita sedang membutuhkan pekerjaan. Artinya: kerja apa? Aku lagi butuh kerjaan nih. Inti dari kalimat ini sebenarnya untuk mencari lowongan kerja. Siapa tahu ada lowongan kerja di tempat teman kita bekerja.

Menanyakan Pekerjaan Menggunakan Bahasa Sunda Loma (Sedang)

7. Gawe naon ayeuna?

Berbeda dengan kalimat nomor satu sampai enam, kalimat nomor lima ini termasuk ke dalam bahasa sedang, atau loma. Kalimat semacam ini lebih baik digunakan kepada teman saja. Karena bahasanya termasuk informal dan sering digunakan di kehidupan sehari-hari. Arti dari kalimat ini: kerja apa sekarang?

8. Gawe di Kebon?

Nah, pertanyaan ini termasuk pertanyaan tembakkan. Contoh dalam percakapan:

A: Gawe di kebon? (Kerja di kebun?)

B: Muhun. Naha apal? (Iya. Kok tau?)

9. Aya lowongan gawe teu?

Jika ingin menanyakan lowongan pekerjaan, maka kamu bisa menggunakan kalimat nomor tujuh ini. Arti dari kalimat ini: ada lowongan nggak? Atau juga bisa: aya lowongan gawe teu? (Ada lowongan pekerjaan nggak?

10. Maneh teh gawe naon?

Kalimat nomor sepuluh ini tidak jauh beda dengan kalimat lain. Inti dari kalimat ini: kamu itu kerja apa? Dan kalimat ini digunakan kepada sesama teman, atau teman akrab.

Nah, itulah 10 cara menanyakan pekerjaan menggunakan bahasa sunda. Bagaimana, gampang kan? Semoga bermanfaat dan salam Sunda.

Posting Komentar untuk "10 Cara Menanyakan Pekerjaan Menggunakan Bahasa Sunda"